Senin, 15 Februari 2010

STANDARD SETTING : ECONOMIC ISSUE

Author : Siti Arifah, mahasiswa Pasca Sarjana Akuntansi UNSOED

Peraturan dalam Aktivitas Ekonomi
 Akuntansi adalah area pengaturan yang bagus dalam aktivitas ekonomi.
 Pemerintah mengarahkan untuk menggunakan aturan hukum untuk mengontrol kreatifitas akuntansi profesional dan praktek akuntansi pada umumnya, dan ,mengarahkan untuk membuat penjelasan yang singkat dalam laporan tahuanan dan prospek ke depannya.
 Standard setting adalah peraturan perusahaan dalam membuat keputusan informasi eksternal dengan beberapa central authority.

Dengan mempertimbangkan issue memproduksi informasi, yaitu berguna untuk membedakan 2 tipe informasi yang dapat diproses oleh manajer, yaitu :
1. Proprietary information (informasi kepemilikan)
 Informasi ini, jika diumumkan, dapat diarahkan untuk mempengaruhi cash flow masa depan.
 Biaya untuk mengumumkan informasi kepemilikan ini dapat dibuat tinggi oleh manajer dan perusahaan
2. Non proprietary information (informasi non kepemilikan)
 Informasi ini tidak diarahkan untuk mempengaruhi cash flow perusahaan.
 Termasuk di dalamnya yaitu informasi pelaporan keuangan, perkiraan keuntungan, dan juga audit.

INSENTIF PRIBADI UNTUK MEMPRODUKSI INFORMASI
1. Informasi sebagai komoditas,
- berarti, infomasi dapat dibuat dan dijual
- sehingga wajar untuk membandingkan antara biaya
dan keuntungannya
2. Tentang variasi cara memproduksi informasi.
- informasi adalah komoditi yang komplek
- hanya, bagaimana kita mengartikan ketika kita bicara
tentang kuantitas produksi informasi?
Berikut ada beberapa cara untuk menjawab:
I. Kita dapat berpikir tentang informasi yang baik
Dalam konteks akuntansi, sistem pelaporan yang baik akan menjadikan lebih detail keberadaan laporan berdasarkan historical cost.
II. Kita dapat berpikir tentang informasi tambahan
Dalam konteks akuntansi, informasi tambahan diartikan sebagai pengantar sistem informasi yang baru, untuk melaporkan isi (bahan) bukan pengantar dari historical cost.
III. Kita dapat berpikir tentang bagaimana membuat informasi
Inti kredibilitas adalah mengetahui bahwa informasi tentang suplier mempunyai insentif terhadap pengungkapan yang sejujurnya.

PERJANJIAN INSENTIF UNTUK MEMPRODUKSI INFORMASI
Pada dasarnya : motivasi perjanjian untuk memproduksi informasi dapat digolongkan dalam beberapa kelompok / bagian kontrak.

INSENTIF BERDASARKAN PASAR UNTUK MEMPRODUKSI INFORMASI

Beberapa pasar yang terlibat :
1. Pasar tenaga kerja manajerial
Secara konstan mengevaluasi performance manajer. Akibatnya manajer yang melakukan kesalahan, ketidaklengkapan, atau kebiasan data akan membahayakan reputasinya.
2. Pasar modal
Manajer akan termotivasi oleh reputasi dan perjanjian / kontrak untuk meningkatkan nilai perusahaan, dengan mengumumkan informasi untuk pasar
3. Takeover market
Jika manajer tidak meningkatkan nilai perusahaan, mungkin akan menjadi sasaran untuk pengambilalihan, dimana jika itu berhasil, akibatnya akan ada penggantian manajer.


RESPON PASAR SEKURITAS UNTUK FULL DISCLOSURE
Teori penilaian di atas memprediksi bahwa pasar sekuritas akan merespon positif atas tambahan penjelasan.
Berikut Studi Empiris tentang prediksi tersebut :
Model Merton telah dites oleh Lang & Lundholm (1996).
Mereka menggunakan analisa finansial untuk penilaian kualitas pengungkapannya, yang didasarkan pada evaluasi kuartalan perusahaan, laporan tahunan, dan hubungan investor.

INSENTIF MEMPRODUKSI INFORMASI YANG LAIN

Prinsip pengungkapan
Argumen yang simpel dapat membuat sugesti manajer kehilangan seluruh informasi, baik atau buruk.
Jika investor tahu bahwa manajer mempunyai informasi, tapi tidak tahu informasi apa, mereka akan mengasumsikan bahwa : jika itu menguntungkan maka manajer harus mengumumkannya.
Namun jika investor tidak mengamatinya, mereka akan asumsikan bahwa penawaran harga pasar saham akan turun.
Ini dijelaskan oleh Verecchia (1983).
Dia mencoba untuk merekonsiliasi prinsip pengungkapan dengan observasi empiris, dimana manajer tidak selalu mengungkap secara lengkap.
Informasi yang disampaikan, sesuai dengan prinsip pengungkapan adalah harus kredibel.

SIGNALING
Sering terjadi bahwa satu perusahaan dengan perusahaan yang lain mempunyai perbedaan dalam kualitas. Misalnya sebuah perusahaan memiliki peluang investasi yang lebih baik daripada perusahaan lainnya.
Signal adalah tindakan yang diambil oleh tipe seorang manajer tingkat tinggi yang dirasa tidak masuk akal jika dilihat dari sisi tipe manajer tingkat rendah.
Kebutuhan yang paling penting untuk signal adalah bahwa signal menjadi lebih murah bagi tipe seorang manajer tingkat tinggi daripada tipe manajer tingkat rendah.
Beberapa signal telah disarankan karena relevan dengan ilmu akuntansi. Salah satunya adalah direct disclosure (pengungkapan langsung). Beberapa investor mengobservasi arus kas perusahaan pada akhir periode.
Berbagai macam sinyal tidak langsung (indirect signals) telah dipelajari untuk memahami issu tentang pengungkapan, misalnya :
Forecast, Struktur modal perusahaan, Kebijakan dividen, Pemilihan kebijakan akuntansi

KEBIJAKAN FINANSIAL SEBAGAI SIGNAL
Kekuatan pasar dapat mendorong manajer untuk mengkomunikasikan informasi sebagai upaya untuk meningkatkan nilai perusahaan. Tetapi kekuatan pasar ini tergantung pada tingkat kesalahan pasar, dan juga sejak kebisingan perdagangan dapat mendistorsi harga saham perusahaan, para manajer dari sebagian perusahaan menemukan perusahaan mereka dinilai terlalu rendah oleh pasar modal dibandingkan dengan informasi yang ada dalam perusahaan mereka.

0 komentar:

Poskan Komentar